Hari ini gw baca di Kompas, Bank Mandiri dapat penghargaan dari AsiaMoney….wuihhh plok-plok-plok, selamat bagi Bapak-Bapak di Mandiri. Gw heran itu bank kok bisa-bisanya dapet penghargaan, padahal koruptnya gila-gilaan. Tulisan dibawah ini gw kirim ke DirUt Bank Mandiri dengan ditembusi ke 11 Direksi lainnya, tapi apakah ada balasan ?Apa ada jawaban ?SAMA SEKALI TIDAK !
Gw dan suami gw harus active hubungin mereka, dan jaringan korupt mereka sangat rapih, bayangkan tilp ke Bandung pasti ada orang yang jawab, tilp ke 14000 ada juga yang jawab, walaupun orangnya itu-itu juga, tapiii jawabannya selalu sama, sabar pak lagi diproses. Duh sedihhh banget. Pernah suatu saat, gw iseng-iseng cerita minta tolong sama teman yang kerja di Mandiri, ehhh……..akibatnya bikin gw makin buka mata…karena temen gw bilang, rekening suami gw saldonya ngga pernah lebih dari 10 juta, astagaaaa…….kaget gw. Mana mungkin ?!Berarti database rekening suami gw juga mereka rubah ?Duhhh……gimana ini. Untung, uang sebesar 430 juta itu ada buktinya, dari mana transfernya, dan untungnya lagi itu uang dari MANDIRI sendiri !Jadi ceritanya ada orang utang ke kami, dan uang itu adalah hasil penjaminan rumah mereka, mereka menjaminkan di MANDIRI bagian kredit, dan dari bagian kredit dikirim langsung ke rekening suami gw. Ok bukti udah punya………tapi apa lagi ? Seseorang dari Mandiri yang hubungin kami, bilangnya mau bantu, pake alesan segala jenis, dia bilang kalo kami ke pers ato ke pengadilan, mereka hanya akan memberikan oknumnya saja, tanpa bantu mengembalikan uangnya. Berikut ini nama orang-orang yang selalu menghubungi kami Mandiri KCP Kanpus Bandung (dengan Ibu Leyla), Bank Mandiri Cabang Kota Jakarta(dengan Bapak Herman), hotline 14000 (dengan Ibu Cindy), bahkan Bank Mandiri Pusat Gatot Subroto Jakarta(dengan Bapak Ivan Permana dan Bapak Teguh Prabowo), baik secara tilpun maupun bertatap muka langsung, selalu menerima jawaban, tidak ada masalah besok akan cair. Dan ini kami lakukan setiap hari.
Kebayang ngga berapa banyak dana yang keluar hanya untuk ngurusin yang jelas-jelas hak kami, ke Mandiri Bandung, tilp tiap hari, malah mengorbankan waktu hanya untuk ke Mandiri Pusat dan Mandiri Kota. Uang itu tadinya mau dialokasikan ke suatu tempat, akibatnya kami kena teguran, dan kerugian yang tidak sedikit. Belum lagi hubungan gw dengan suami yang agak-agak bermasalah, karena gw panik dan dia juga stress, duhhh tiap hari harus jaga sikap biar ngga meledak. Sedih gw….
Hari ini (januari 30-2007) ada panggilan lagi ke Bank Mandiri Kota, kata suami mereka menjanjikan 2 hari lagi akan kembali tapiiii……..ada perjanjian yg harus kami tandatanganin, duhh kebohongan apa lagi ini ?Ngga putus doa ini, mudah-mudahan ini bukan suatu kebohongan lagi.
Bapak Agus Martowardojo
Direktur Utama PT. BankMandiri
Indonesia
Jakarta
,
Indonesia
October, 03, 2006
Bapak Yang Terhormat,
Berikut ini saya sampaikan komplain kami terhadap Bank Mandiri terhadap rekening atas nama suami saya Rachmadi Surya Wardhana dengan no. account 1310093020859. Rekening tersebut menyebabkan kerugian material dan moril yang sangat besar bagi saya sekeluarga, kami sangat memohon perhatian Bapak atas masalah ini. Kami telah mengajukan komplain secara tertulis tertanggal 02 Oktober 2006, dikirimkan kepada GM Customer Service, Kepala Cabang Mandiri KCP KanPus Telkom-Bandung dan Kepala Wilayah Bandung (terlampir) tetapi tetap tidak mendapatkan respons sama sekali.
Berikut ini kronologis mengenai masalah kami :
1. Pada tanggal 28 Agustus 2006, melalui ATM Gr Citracaraka 1, dilakukan transfer dari rekening tersebut diatas ke no.rek :1010002153979 atas nama : SHI Bina Dasar sebesar Rp 4.850.000,00 dengan no record 406 (terlampir)
2. Pada tanggal 28 Agustus 2006, melalui ATM Gr Citracaraka 1, dilakukan transfer dari rekening tersebut diatas ke no.rek :1010002153953 atas nama : SHI Bina Belia sebesar Rp 4.300.000,00 dengan no record 405 (terlampir)
3. Pada tanggal 14 September 2006, melalui Bank Mandiri Cabang Jakarta Kota, dilakukan transfer dari rekening tersebut diatas ke BCA cabang Kuningan no.rek :2171300853 atas nama : Niken Indra Dhamayanti sebesar Rp 180.000.000,00 seperti terlampir.
4. Pada tanggal 14 September 2006, melalui Bank Mandiri Cabang Jakarta Kota, dilakukan transfer dari rekening tersebut diatas ke BII cabang Mangga Dua no.rek :1-206-085601 atas nama : Niken Indra Dhamayanti sebesar Rp 250.000.000,00 seperti terlampir.
Sampai saat ini, uang tersebut telah berkurang dari rekening Mandiri tersebut diatas, tetapi rekening-rekening tujuan transfer tidak pernah menerima dana tersebut.
Pada tanggal 19 September 2006 kami menanyakan hal ini kepada Mandiri KCP Kanpus TELKOM Bandung berbicara dengan salah satu officer Customer Service, dijelaskan bahwa tidak ada masalah, tinggal menunggu waktu saja.
Tanggal 21 September 2006, dikarenakan dana belum masuk juga,kami menghubungi Mandiri KCP Kanpus TELKOM Bandung dan meminta berbicara dengan pimpinan cabang tersebut dan disambungkan dengan Ibu Leyla, kami menyatakan tidak mungkin kalau tidak ada masalah kalau sampai selama ini, akhirn<ya kami disarankan untuk menarik kembali transfer tersebut dan tanggal 22 September 2006 kami telah mengirimkan Surat Permohonan kepada KCP Kanpus TELKOM Bandung dan Kepala Mandiri cabang Kota Jakarta untuk pembatalan transfer, agar dana ditarik kembali ke rekening a/c 1310093020859 a/n Rachmadi Surya Wardhana (terlampir).
Tanggal 25 September 2006, kami menanyakan hal ini ke Mandiri KCP Kanpus TELKOM Bandung, dengan ibu Leyla, kami juga mendapat penjelasan bahwa tidak ada masalah, bisa setiap saat masuk dan diminta agar mengecek terus rekening kami. Setiap kami tanyakan selalu dikatakan tidak ada masalah.
Sampai surat ini disampaikan, tetap kami belum mendapat kejelasan dimana uang kami berada. Kami sangat mengharapkan perhatian Bapak selaku pihak Management Bank Mandiri, jika sampai dengan Jumat, 06 Oktober 2006, kami tetap belum menerima dana ini, kami akan menyebarkan data-data ini ke milis-milis dan surat kabar. Dan tentunya kami akan mengambil jalur hukum, melaporkan kepada polisi dengan dugaan penggelapan dana oleh orang dalam. Hal ini kami lakukan, semata-mata demi keadilan dan keterbukaan mengenai Management Bank Mandiri yang katanya terbesar di Indonesia dan dikarenakan surat ini sudah kami luncurkan dengan tanda terima, maka Bapak termasuk pihak yang mendukung penggelapan dana tersebut.
Cc : Wayan Agus Mertayasa
Omar S. Anwar
Zulkifli Zaini
Abdul Rachman
Sasmita Hormat kami,
Sentot A.Sentausa
Bambang Setiawan
Riswinandi
Thomas Arifin
Budi Gunadi Sadikin Niken Indra Dhamayanti
Hp 0818115353
Lampiran :
1. Bukti transfer via ATM
2. Bukti transfer kepada BII
3. Bukti transfer kepada BCA
4. Permohonan Pembatalan Transfer